TeknoSains - informasi sains dan teknologi terpercaya

Aplikasi Messenger di Indonesia

Aplikasi MessengerIndonesia adalah pangsa pasar yang sangat menggiurkan untuk produk-produk apapun yang berkaitan dengan kebutuhan akan gaya hidup. Misalnya fesyen, otomotif, gadget, maupun lainnya. Hampir bisa dipastikan akan terjadi antrean panjang untuk produk baru yang diluncurkan oleh produsen, khususnya gadget di mal-mal yang ada di tanah air. Dan mereka yang mengantri adalah konsumen menengah atas yang memang mengalokasikan sebagian besar penghasilannya untuk ‘membeli lifestyle’.

Tidak heran, meski pemerintah mengaku krisis, namun pertumbuhan pembeli barang-barang premium selalu meningkat setiap tahun. Mobil mewah laris di pasaran sebagaimana handphone keluaran terbaru juga laku seperti kacang goreng. Fenomena ini yang tampaknya ditangkap secara jeli oleh produsen aplikasi messengger.

Aplikasi Messenger

Aplikasi Messenger di Indonesia

Seperti kita ketahui, masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang gemar bersosialisasi sekaligus berteman. Mereka senang berkumpul dengan teman-teman masa kecil, teman sekolah, teman kantor dan bahkan menciptakan komunitas-komunitas baru yang sehobi dan sevisi. Di dunia ‘nyata’, kelompok arisan, ikatan alumni, paguyuban suku tertentu, merupakan contoh kecil betapa masyarakat kita gemar berkumpul dan bersilaturahmi. Peluang inilah yang menjadi garapan dari beberapa produsen smartphone untuk menciptakan aplikasi sosial ini, antara lain Research In Motion (RIM) dengan Blackberry-nya, whatsApp, Kakao Talk, Line, hingga Facebook itu sendiri.

Blackberry Messenger (BBM)

Saat Blackberry Messenger (BBM) booming di Indonesia, bermunculanlah pebisnis-pebisnis baru yang memanfaatkan teknologi ini untuk meraup profit. Ada yang sengaja membeli smartphone tersebut hanya khusus untuk berjualan saja. Ada pula yang membuat grup komunitas khusus untuk calon pelanggannya, misalnya grup aksesoris, grup penggemar buku, grup muslimah dan sebagainya. Bahkan ada juga training khusus mengenai cara meraup keuntungan dari aplikasi BBM. Teknologi ini telah menciptakan revolusi dalam mencari sumber mata pencaharian.

Baca Juga  Facebook Luncurkan Trending Box

Namun BBM memiliki kelemahan, yaitu hanya mampu menampung maksimal 30 orang dalam satu grup. Pangsa pasarnya terbatas. Dibutuhkan grup baru untuk bisa tetap menjalin komunikasi dengan konsumen loyal. Namun kekurangan BBM ini bisa ditutupi oleh whatsApp, sebuah aplikasi pesan instan lain yang mampu mengakomodasikan hingga 50 anggota dan telah memiliki jumlah pengguna di atas 300 juta orang. Bandingkan dengan pengguna BBM yang hanya 60 juta. Sadar akan persaingan industri aplikasi yang semakin ketat, dan munculnya gadget-gadget baru yang jauh lebih canggih daripada buatannya, maka pihak RIM pun berganti strategi dengan meluncurkan aplikasi BBM untuk Android dan iPhone. Sebuah langkah berani untuk menyelamatkan pasar.

BBM sendiri memiliki kelebihan yang tidak ada pada aplikasi WhatsApp. Antara lain adalah status pengiriman pesan. Seperti diketahui, bila pesan telah terkirim maka akan muncul muncul huruf ‘D’ dan bila sudah dibaca akan ada tanda ‘R’. Berbeda dengan WhatsApp dengan tanda centang satu kali untuk menunjukkan bahwa pesan telah terkirim ke server dan centang dua kali untuk pesan yang telah terkirim ke perangkat tujuan, bukan berarti sudah dibaca oleh penerima.

Kelebihan lain BBM adalah hak untuk menerima atau menolak undangan dari teman/orang lain agar masuk ke suatu grup. Jika grup yang ditawarkan itu tidak menjadi hobi atau kegemaran yang diundang, maka ia berhak menolak. Namun di aplikasi whatsApp, tanpa perlu persetujuan seseorang bisa mengundang orang lain untuk masuk dalam grup yang tidak ia pilih atau sukai.

WhatsApp

Kelebihan WhatsApp yang tidak dimiliki BBM adalah ikon emotions yang mencapai 189 item, sementara BBM hanya 90 saja. Tentu saja perasaan orang yang mengirim pesan bisa lebih terwakilkan dengan pilihan ikon yang ada. Meski begitu, BBM sebenarnya memiliki 600 emotions yang tersembunyi yang bisa diakses dengan kode tertentu. Tapi tetap saja bukan menjadi suatu kelebihan karena akan merepotkan pengguna BBM dalam menghafal kode.

Baca Juga  Cara Mengelola Penyimpanan Cloud Anda Terbaik 2018

UPDATE 2018: seiring perkembangan jaman, ternyata aplikasi WhatsApp mampu mengalahkan BBM. Hal ini disebabkan semakin maju smartphone Android dan IOS yang sudah terinstal aplikasi WhatsApp, sementara perusahaan RIM yang membuat Blackberry malah terpuruk dan mengalami bangkrut sehingga terpaksa melepas aplikasi BBM bisa dipakai semua smartphone Android dan IOS.

Itulah informasi teknologi tentang aplikasi Messenger yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi Anda.

Aplikasi Messenger di Indonesia

5