TeknoSains - informasi sains dan teknologi terpercaya

Facebook Luncurkan Trending Box

Facebook Trending Box – Seperti Twitter yang popular dengan Trending Topic-nya, tampaknya situs besutan Mark Zuckerberg, Facebook juga akan mengikuti jejak saingannya tersebut. Setelah sebelumnya memberi fasilitas hastag (#) untuk menciptakan dan mencari tema-tema tertentu, Facebook pun mulai merambah para Tweeps untuk kembali ke ‘habitat’ asal sosial media dan hijrah dari Twitterland. Dengan adanya Trending Box plus Hastag, Facebook bisa mengklaim diri sebagai sosial media yang lebih lengkap dibanding buatan Jack Dorsey ini.

Facebook Trending Box

Facebook Luncurkan Trending Box

Menurut Manajer Teknis Facebook, Chris Struhar, trending box didesain untuk memperlihatkan konten atau tema apa yang sedang hangat dibicarakan di Facebook dari seluuruh dunia. Selain itu juga untuk memudahkan para Facebookers dalam menemukan topik yang sesuai dengan minatnya.

Apa tujuan adanya fitur baru tersebut?

Melihat dari pengalaman, trending topic versi Twitter memang menjadi pilihan dalam perang brand/merek di dunia maya. Tidak sedikit para pakar marketing communicationmemanfaatkan fasilitas ini untuk mendongkrak atau justru menjatuhkan pihak lain. Ingat kasus video porno Ariel-Luna Maya? Hastag #AriepPeterPorn tidak saja menjadi tema yang hangat dibicarakan di dalam negeri, namun ternyata juga diperbincangkan di luar negeri. Terbukti dari masuknya hastag tersebut sebagai trending topic.

Lebih dari 1 miliar manusia di muka bumi ini menggunakan Facebook, lebih banyak dari Twitter yang ‘baru’ 200 juta orang. Namun perbedaan dari pengguna keduanya adalah dalam hal tujuan. Para pengguna Twitter lebih suka untuk mencari tahu isyu apa yang saat ini sedang hangat dibicarakan. Sedangkan pengguna Facebook cenderung untuk mencari teman-teman lama atau menjalin hubungan personal dengan orang lain dibanding melihat topik yang sedang dibicarakan.

Baca Juga  Aplikasi Messenger di Indonesia

Sebagai strategi bisnis jangka panjang, memfasilitasi adanya Trending Box merupakan cara untuk mempertahankan loyalitas para Facebookers agar tidak ‘pindah ke lain hati’. Sebab bisa jadi dalam jangka waktu ke depan, popularitas situs yang sudah melantai ke bursa ini akan menurun seiring dengan perubahan karakter masyarakat pengguna sosial media. Twitter sejauh ini tumbuh meski masih di bawah pengguna Facebook. Jika tidak diantisipasi, bisa-bisa mini-blogging ini akan menyalip kedigdayaan raksasa Facebook.

Mengapa Facebook perlu berinovasi dengan meluncurkan fasilitas baru? Berdasarkan peta pasar, awalnya Facebook memang diperuntukkan bagi anak-anak muda di seluruh dunia. Mereka adalah target market dari merek-merek terkenal yang memasang iklan di Facebook melalui Fanpage. Jika tidak hati-hati, kepindahan mereka ke Twitter bisa menggerus pendapatan iklan situs ini. Uniknya, berdasarkan laporan dari The Washington Post, pertumbuhan kaum ‘manula’ (65 tahun ke atas) yang membuka akun di FB justru lebih tinggi, sementara pertumbuhan pengguna berusia produktif mandek selama dua tahun terakhir. Jelas ini merupakan ancaman bisnis di masa depan.

Para orang tua yang membuka akun di Facebook memang bukanlah sasaran utama dari target para pengiklan di website tersebut. Mereka umumnya menjadi Facebookers untuk menjalin komunikasi dengan teman-temannya, kerabat, saudara hingga anak cucu. Tujuannya lebih ke arah hubungan sosial dan minim hasrat untuk konsumtif. Berbeda dengan anak muda usia produktif yang berpenghasilan menengah ke atas, Facebook bisa menjadi tempat transaksi jual beli berbagai macam produk.

Dengan adanya fasilitas hastag dan Trending Topic ini, Facebook mengharapkan agar pasar anak muda terus bertumbuh dan mereka bisa berinteraksi dengan lebih dalam lagi antara sesama pengguna. Berbagai topik panas yang bisa menjadi bahan perdebatan pun akan menguntungkan buat Facebook di mata pengiklan. Sehingga Facebook masih bisa merajai dunia sosial media di atas Twitter atau Pinterest.

Baca Juga  Aplikasi Messenger di Indonesia

Facebook Luncurkan Trending Box

5